HATI-HATI GEREJA SETAN DI INDONESIA !!!
03-02-2013
13:16
Hampir semua orang mungkin sudah mengetahui atau
pernah mendengar berita tentang gereja setan ini. Sejak tahun 1995an isu
tentang masuknya gereja setan di Indonesia beredar kuat dan menjadi bahan
pembicaraan masyarakat. Bagi umat kristiani, isu ini sangat meresahkan, karena
munculnya gereja setan di Indonesia menjadi sebuah ancaman.
Gereja setan
(GS) diperkirakan masuk di Indonesia pada tahun 1990an dan mulai terdengar di
masyarakat pada tahun 1995an. Menurut pengakuan orang2 yang pernah ikut dan
sudah terlepas dari ikatan GS ini, jemaat GS di Indonesia sudah mencapai ribuan
orang dan bertempat di kota-kota besar seperti Jakarta, Manado, Semarang,
Bandung, dll.
Untuk
mempermudah, Gereja Setan akan saya sebut GS dan Satanic Church saya sebut SC.
Sejarah
Satanic Church
Gereja Setan
pertama kali didirikan di San Fransisco, California, pada 30 April 1966 oleh
Anton Szandor LaVey. Anton LaVey sendiri menjadi Pendeta Tinggi di gereja ini
sampai kematiannya pada tahun 1997.
Cikal bakal
GS sebenarnya berasal dari sebuah perkumpulan bernama "The Order of the
Trapezoid"(anggota perkumpulan ini yang kemudian menjadi badan pengurus
Gereja Setan) yang dibentuk pada tahun 1950an oleh Anton LaVey.
Menurut
pengakuan jemaat GS yang berhasil diselamatkan, GS mempunyai 4 kelompok:
* The Mou
Mou
* Children
Of God
* Dragon
Team
* Satan Web
Diketahui
bahwa struktur organisasi gereja setan (GS) sangat rapi. Di tingkat teratas
adalah lucifer si biang bala/raja yang harus disembah. Sedangkan di bawahnya
adalah Prince of Michael. Kemudian di bawah Prince of Michael terdapat empat
kelompok tersebut.
Dragon Team
Dragon Team
(Tim Naga) dipimpin oleh seorang bernama ryan, asal kota Pittsburg, AS. Tim ini
beranggotakan 12 orang dan termasuk Tim Elit GS. Tidak sembarang orang bisa
masuk dragon team. Menyusul dragon team, diabwahnya terdapat 'The Mou-Mou' dan
'Satan Web (Jaringan Setan)' serta 'Children of God'.
Masing-masing
kelompok ini beranggotakan 250 anggota. Setiap anggota baru langsung terdaftar
dan namanya dibukukan dengan rapi. Yang menjadi anggota bukan sembarangan
orang. Mereka adalah orang2 pilihan dari segi mental maupun intelektual.
Sasaran utama mereka ialah ABG (pemuda/pemudi) yang kemudian diperalat sebagai
ujung tombak gerakan mereka.
Children of
God (COG)
Dari keempat
Tim di atas, kelompok Children of God (COG) adalah yang paling terkenal dan
pernah membuat heboh umat Kristiani di Indonesia. Sekitar tahun 1990an COG
masuk ke Indonesia. Pengajarannya menjurus keajaran asusila sehingga dikecam
bahkan dikutuk pemuka Agama.
Akibatnya
Jaksa Agung pernah melarang barang2 cetakan COG. Bahkan Dirjen Bimas Protestan
menghimbau pimpinan gereja agar meningkatkan pembinaan warga jemaatnya melalui
surat edaran tanggal 13 Maret 1984 no. F/26/930/84.
Pendiri COG
adalah David Brant Berg di Melrose, Oakland, California. Karena ajaran2nya
menjurus dan berbau asusila (seks), maka ajarannya cepat menarik para remaja
serta anak muda di Indonesia. Dalam waktu yang relatif singkat anggota mereka
bertambah banyak. Di Jakarta saja katanya sudah mencapai 5000 orang. Bahkan
kota Purwokerto dipastikan terdapat 200 anggota COG.
COG cepat
merebak di Indonesia karena kegiatannya meliputi banyak bidang. Antara lain:
Bidang Literatur, Musik, Drama, Audio Visual, Kursus Bahasa, dll. Salah satu
doktrin/ajaran sesat mereka ialah bahwa Yesus adalah hasil hubungan intim
antara Allah dan Maria, doktrin ini juga dimunculkan pada film "The
Davinci Code" yang mengatakan ada holy bloodline/garis keturunan asli Yesus
dengan Maria.
Struktur
organisasi
- Pimpinan
tertinggi adalah Lucifer alias satan alias iblis alias raja \iblis.
- Tingkat
kedua adalah Rosa/lyberia yang terdiri atas 13 wanita yaitu \Sister of The
Light.
- Yang
terendah adalah Mochua, bertugas melemahkan iman jemaat \termasuk menguras
energi urapan para hamba Tuhan.
Semua
kelompok ini tidak berwujud alias dalam bentuk roh. Prince Of Michael yang
disebut-sebut sebagai pimpinan GS di Menado juga termasuk roh, agar bisa
kelihatan, dia akan meminjam jasad orang lain.
Simbol-Simbol
Seperti yang
banyak telah dikenal dunia, GS memiliki berbagai simbol-simbol yang berbau
mistis dan melambangkan satan. Saya hanya membahas beberapa simbol yang paling
sering ditemukan di GS saja.
666
666 memang
selama ini selalu dikaitkan sebagai angka setan/lambang setan. Ternyata tidak
salah, angka 666 memang terukir ditangan kanan dan kiri para jemaat GS.
Hexagram
Gambar
bintang dengan 6 sudut ini merupakan salah satu lambang yang sering muncul
dalam proses occultism (sihir). Biasanya lambang ini digambarkan beserta gambar
kepala kambing/tanduk kambing, yang melambangkan baphomet (satan).
Salib Terbalik
Salah satu
simbol paling kontroversi adalah simbol salib terbalik ini. Simbol ini selalu
ada disetiap satanic church. Simbol ini melambangkan pernyataan perang dengan
Alkitab (umat kristiani). Karena simbol ini melecehkan ajaran dan kenyataan2
yang tertulis di Alkitab.
Simbol ini
juga sebagai lambang bahwa fakta2 yang dianut GS merupakan kebalikan dari
fakta2/ajaran yang dianut umat kristiani.
Kegiatan
Seorang
mantan jemaat GS bersaksi dan bercerita bagaimana proses kegiatan dan
penyembahan mereka.
Praise &
Worship : tapi lagu2nya yang lagi disenengin anak muda, dan biasanya yang
beraliran heavy metal/rock, termasuk juga lagunya Santana (Maria), Janet &
Michael Jackson (scream), John Lennon (Imagine) atau lagunya Bon Jovi, terus
Black Sabbath, dan aliran heavy metal lainnya.
Pembacaan
firman : bukan pake bible yang biasa tetapi Satanic Bible, yang isinya
memutarbalikkan semua isi alkitab menurut versi mereka.
Perjamuan
kudus : mereka makan organ tubuh bayi (hasil aborsi) dan minum darah bayi 4. Perjamuan
kasih : mereka boleh melakukan seks bebas dengan orang-orang yang hadir di
situ, dan juga narkoba dibagikan secara free.
Pengakuan
"Saya
dinobatkan menjadi istri lucifer, di tahun 1996 lewat suatu upacara
perkimpoian" aku (Rina) tanpa ragu-ragu mengungkapkan. Selanjutnya iapun
mengaku bahwa sebagai pasangan suami istri lucifer, mereka sudah melakukan
hubungan intim sebagaimana layaknya. "Saya belum memeriksa apakah saya
masih gadis. Saya tak berpikir kesitu" lanjut Rina yang bernama lengkap Rina
Harsum Tamanampo.
Sedangkan
Laura Gansalangi, yang biasa dipanggil Laura, ia mengaku mendapat nama
panggilan ACE yang jika dibaca menjadi ASE singkatan dari Anak Emas Setan.
Menurut kedua gadis ini, kota Manado memang merupakan sasaran utama gereja setan.
"Untuk
dapat melepaskan diri dari ikatan gereja setan sangatlah susah. Ikatan itu
begitu kuat, kami seperti terhipnotis dan tidak bisa berpaling dari GS"
ungkapnya. Kebetulan Laura, Rina, dan 7 orang lainnya berhasil dilepaskan
setelah didoakan oleh Ev. Herman, Pdt. Niko Gara, bersama semua anggota jemaat.
Menurut
kesaksian mereka berdua juga di Indonesia terdapat 3 tempat yang ditargetkan
oleh GS menjadi pusat mereka, yaitu Manado, Bandung, dan Jakarta.
Metode
Mencari korban
Modus
operandi mereka adalah tempat2 ramai seperti pertokoan, mall, atau tempat
hiburan, bahkan gereja. Calon korban biasanya ditatap lurus2 matanya dan calon
korban seakan terkena hipnotis. Cara lain ialah dengan berjabatan tangan,
mereka memakai cincin Pentagram yang tajam, ketika berjabatan mereka akan
berusaha membuat luka melalu cincin tersebut. Darah yang keluar luka akan
dipakai untuk mengontrol calon korban dari jarak jauh (seperti santet).
Bagi yang
sukses "mencari jiwa baru" biasanya akan memperoleh imbalan uang
antara Rp.300 sampai Rp.500 ribu. Namun, seandainya ada tugas yang diberikan,
gagal, maka ada sanksi berat yang dikenakan. Yakni hukuman mati!.
"Biasanya imbalan korban perempuan lebih mahal dari korban laki2 karena
kegadisan mereka bisa diserahkan untuk lucifer" ungkap Rina.
Berhati-hatilah
ketika kita sedang berjalan atau berada dikeramaian. Mereka bisa saja ada
disekitar kita.
Hari-Hari Raya
Sama seperti
agama2 lain didunia, satanic church juga mempunyai hari2 raya tersendiri.
Halloween
Setiap
tanggal 31 Oktober, mereka merayakan hari raya. Pada hari itu mereka akan
melakukan perayaan dengan berkumpul memakai topeng/kostum yang menyeramkan
(tidak beda dengan yang dilakukan orang luar pada halloween). Mereka akan
berkumpul di GS, bernyanyi dan menari-nari. Pada puncak acara mereka akan
melakukan pelampiasan kepada Yesus Kristus dalam wujud gambarNya, yang
diinjak2, sementara di bagian atas ruangan digantung simbol salib patah (broken
cross).
Solstice
Hari raya
ini mereka rayakan di bulan Desember seminggu sebelum Natal. Mereka
menargetkan, sehari sebelum umat Kristiani merayakan Natal. Maka pada tanggal
24 Desember malamnya, lucifer akan meminta korban. Sehingga dengan begitu, umat
Kristiani akan mengalami hari duka.
Equinox
Hari raya
ini mereka rayakan setiap tanggal 13 Maret. Hari raya ini khusus diikuti oleh
hanya 13 wanita dalam kelompok yang dinamakan Sisters of the Light, salah satu
kelompok jabatan dalam struktur organisasi gereja setan. Sepertinya sisters of
light adalah sekumpulan perempuan yang sudah menjadi istri lucifer.
Black Sabath (Misa Hitam)
Dalam
upacara ritual khusus ini biasanya ada tumbal yang harus disediakan yakni
korban bayi yang baru berumur 4 minggu. GS biasanya melakukan Persembahan Darah
bayi hasil aborsi, yang biasanya melakukan hubungan intim didepan jemaat gereja
dan setelah 4-6 bulan lamanya, maka anak itu harus digugurkan dan darahnya akan
dipersembahkan kepada lucifer. Dengan demikian, Para jemaat akan selalu
dilindungi Oleh lucifer dalam berbagai masalah ,kecuali yang berkaitan dengan
Tuhan.
MENGAPA MANADO?
Gereja Setan hanya tak hanya
merasuk dan merusak orang Kristen di Manado, tetapi mereka juga merencanakan
Manado sebagai pusat Gereja Setan nomer dua di dunia setelah California di
AS.Hal ini terbukti dari ucapan Prince of Michael, bahwa separuh kota Manado
sudah dikuasai oleh Gereja Setan. Lalu, mengapa target mereka justru Manado,
kota terbesar di kawasan utara Indonesia yang justru merupakan benteng umat
Kristiani yang tangguh?
"Di Manado, banyak hamba Tuhan yang
menentukan detak nadi aktivitas pelayanan di Indonesia. Kehidupan masyarakatnya
dinilai sangat baik, kehidupan rohaninya kuat. Selain itu persekutuan yang
sangat tangguh seperti seringnya diadakan KKR. Jadi, kalau Manado yang dinilai
sebagai "jantungnya" orang Kristen, sudah hancur, maka dengan
sendirinya seluruh kota lainnya di Indonesia akan mudah ditaklukkan oleh Gereja
Setan. Banyaknya pengikut Yesus Kristus di sini, juga merupakan dorongan kuat
bagi Gereja Setan untuk menguasai Manado terlebih dulu...." kata Rina,
ketika diwawancarai Tim 11 dari Manado Post. Rina, selanjutnya
mengatakan untuk memecah belah umat Kristen, anggota Gereja Setan tak
segan-segan menyelusup di tempat-tempat ibadah. Warga kota Manado memang sangat
terbuka dan suka menerima hal-hal baru dalam ibadah. Hal ini yang sangat
dimanfaatkan oleh anggota Gereja Setan untuk menyelusup dalam-dalam dan menarik
orang-orang yang dinilai memiliki bobot tertentu.
"Antara lain, dipilih mereka yang
intelektualitasnya tinggi, berkepribadian serta tak mudah terpengaruh"
sambung Rina lagi.
Gereja Setan, yang didirikan oleh Anton
Szandor Lavey tanggal 30 April 1967, sebenarnya pertama kali menyelusup ke
Indonesia lewat Kalimantan. Tetapi, belakangan mereka berubah pikiran karena
prospek kota Manado " lebih cerah " untuk perkembangan Gereja Setan.
Maka di tahun 1991 dimulai oleh sepasang suami istri, Gereja Setan
dideklarasikan pendiriannya di Gedung Joeang Manado pada
tanggal 31 Oktober, bertepatan dengan acara Halloween.
CARA MENCARI KORBAN
Modus operandi mereka ialah di tempat-tempat ramai seperti pertokoan, mal,
atau tempat hiburan
Calon korban biasanya ditatap lurus-lurus matanya dan biasanya calon korban
seakan kena hipnotis. Cara lain ialah dengan berjabatan tangan dengan memakai
cincin Pentagram yang tajam, sehingga menimbulkan luka. Darah yang keluar dari
luka akan dipakai untuk mengontrol calon korban dari jarak jauh. Bagi yang
sukses "mencari jiwa baru" biasanya akan memperoleh imbalan uang
antara Rp 300 sampai Rp 500 ribu rupiah.Namun, seandainya ada tugas yang
diberikan, gagal, maka ada sanksi berat yang dikenakan. Yakni hukuman mati!
AWAS !
Utusan Gereja Setan Sudah Dikirim ke Jakarta!
Kabar di atas bukan main-main. Salah seorang utusan Gereja Setan ( GS ) Manado
gagal dalam melaksanakan misinya, yaitu membuat kacau di beberapa gereja di
Jakarta. Hal ini terungkap ketika Pdt. S.Bella Gembala Sidang GBI Pemulihan,
saat berkotbah tanggal 28 April 1999 lalu. "Saat seluruh jemaat menyanyi,
pemuda itu diam saja. Ketika jemaat bertepuk tangan, dia juga diam saja. Ketika
saya tanyakan siapa yang ingin didoakan untuk menerima damai sejahtera Tuhan
Yesus, dia angkat tangan. Tapi, cuma separuh terangkat. Saat jemaat maju, dia
juga ke depan. Ketika saya dekat kepadanya, tiba-tiba pemuda itu mengayunkan
tinjunya ke arah saya. Namun, Roh Kudus melindungi saya. Saya terhindar dan
hantamannya mengenai mimbar. Saya doakan dia! Tiba-tiba dia gelisah dan jatuh
menggelepar-gelepar, muntah-muntah darah dari dalam mulutnya. Baunya amis. Saya
urapi dia dengan minyak urapan! Ketika dia tenang kembali, pemuda itu minta
sehelai kertas dan sebuah bolpen. Tahukah saudara apa yang dia tulis? "Saya
diutus ke Jakarta dari gereja setan Manado, untuk membuat kacau gereja Bethany,
Sungai Yordan, Antiokia dan Pemulihan!"Beberapa saat kemudian, ia
bercerita bagaimana GS menarik calon anggotanya. Sasaran mereka ialah anak muda
yang broken home. Kalau berhasil menggaet calon anggota pemuda, diberi upah Rp
20.000.- Kalau pemudi Rp 200.000.- Mengapa jauh lebih mahal? Karena
kegadisannya bisa dipersembahkan kepada Lucifer!